Pada botol A (air panas), setelah percobaan balon tidak mengembang dan tidak terdapat gelembung, juga tidak ada perubahan bau, dan suhu air menjadi hangat 2. Pada botol B (air hangat), setelah percobaan balon mengembang dalam waktu yang cepat, terdapat banyak gelembung, bau nya pun berubah menjadi bau tape 3. alkohol dengan lamanya masa fermentasi. Uji Kadar Alkohol pada Tapai Ketan Putih dan Singkong Melalui Fermentasi dengan Dosis Ragi yang Berbeda. Jurnal Biota, 2(1), 106-111. Pada fermentasi alkohol, 1 molekul glukosa hanya dapat menghasilkan 2 molekul ATP, bandingkan dengan respirasi aerob yang dapat menghasilkan 38 molekul ATP oleh 1 molekul glukosa saja. Pada peristiwa ini terjadi pengubahan NADH menjadi NAD+ sehingga proses glikolisis dapat terjadi, dengan demikian asam piruvat tersedia untuk diubah menjadi energi. Air hangat 4. 3 buah Balon 4. 1 buah kapur tulis 5. Sedotan plastik 5. Air suhu ruang. F. Cara Kerja A. Percobaan 1 (Respirasi aerob): 1. Siapkan alat dan bahan yang digunakan 2. Gerus 1 buah kapur dan campurkan dengan 200 ml air, tunggu hingga kapur mengendap, pisahkan 3. Pada percobaan 1 yang terjadi adalah pada botol 1,2, dan 3 balon. mengembung karena proses fermentasi gula dan ragi menghasilkan etanol dan gas. CO2 yang menyebabkan balon menjadi mengembang akan tetapi dari ketiga botol. tersebut yang membedakan besar ukuran balon saat menggelembung adalah takaran. fermentasi berevolusi dengan menggunakan kultur starter yang terdefinisi dengan jelas, walaupun sampai saat ini masih banyak produk fermentasi yang dibuat dengan fermentasi alami. Buku ini menjelaskan prinsip-prinsip teknologi fermentasi, khususnya fermentasi pangan, kultur starter untuk fermentasi pangan, fermentasi alkohol, fermentasi asetat Dari hasil akhir fermentasi, jenis fermentasi dibedakan menjadi fermentasi asam laktat / asam susu dan fermentasi alkohol. Dari laporan praktikum yang kami buat, kami lebih menekankan pada proses fermentasi alkohol. 1.6 Hipotesis. Pada beberapa mikroba peristiwa pembebasan energi terlaksana karena asam piruvat diubah menjadi asam asetat dibandingkan dengan mold yang tumbuh dengan membentuk filamen. Berdasarkan sifat metabolismenya yeast dapat dibedakan atas dua kelompok yaitu: bersifat fermentatif dan oksidatif. Jenis fermentatif dapat melakukan fermentasi alkohol, yaitu memecah gula (glukosa) menjadi alkohol dan gas contohnya pada produk roti dan bioetanol. 1. Fermentasi alkohol : - Botol - Fermipan - Air - Gula - Balon - Gelang Karet. 2. Fermentasi Tapai : - Beras ketan - Ragi - Toples - Daun pisang - Sendok D. Cara Kerja 1. Fermentasi Alkohol - Gula 2 sendok makan - Ragi 1 spatula - Air secukupnya - Masukkan air, gula, dan fermipan - Aduk, tutup dengan balon - Amati apakah balon bisa tegak Dengan judul : Fermentasi Alkohol Laporan ini disusun dalam rangka memenuhi nilai tugas Praktikum Mata Pelajaran Biologi Laporan ini dapat terselesaikan atas bantuan yang diberikan berbagai pihak, maka taklupa saya mengucapkan terima kasih kepada: 1. Bapak Drs. Miftakodin, M.M. selaku Kepala SMA Negeri 6 Yogyakarta; 2. sW5m.